TEKNOLOGI
INTERNET DAN APLIKASI BERBASIS INTERNET
Konsep
Internet
Internet
adalah kumpulan komunitas komputer yang online antar satu wilayah da wilayah
lainnya di seluruh duniayang saling terhubung dan saling berkomunikasi yang di
atur oleh protokol. Dengan kata lain internet adalah salah satu medika
komunikasi berupa data, umumnya dilakukan secara tertulis , audio-vidio, di
lakukan bersamaan antara pengirim dan penerima. Adapun macam-macam network
adalah sebagai berikut:
1. Local Area
Network (LAN) Merupakan suatu jaringan komputer yang masih berada di dalam
gedung atau ruangan digunakan di rumah atau di perkantoran.
2. Metropolitan
Aren Network (MAN) Merupakan pengembangan dari Local Are Network jaringan
komputer ini terdiri dari beberapan jaringan LAN yang saling berhubungan letak
jaringan ini bisa saling berjauhan.
3. Wide Area
Network (WAN) Merupakan jaringan yang mencakup area besar misalnya jaringan
komputer antar wilayah, kota bahkan antar negara.
4. Intranet .
Intranet adalah sebuah jaringan komputer berbasis protokol TCB/IP yang hanya
bisa di akses dalam internal perusahaan.
5. Internet.
Internet merupakan jaringan komputer di seluruh dunia, yang berisikan informasi
dan juga merupakan sarana komunikasi data.
Fungsi
Internet.
1. Informasi
yang didapatkan lebih cepat dan murah.
2. Mengurangi
biaya kertas dan distribusi.
3. Sebagai
media promosi.
4. Komunikasi
Interaktif.
5. Sebagai
alat Research and Development.
6. Sebagai
sarana pendidikan.
7. Perdagangan
atau bisnis melalui internet.
8. Banking.
E-Business atau Electronic Business adalah kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis dan semiotomatis dengan menggunakan sistem informasi komputer, elektronik, dan internet. Istilah yang pertama kali diperkenalkan oleh Lou Gerstner, seorang CEO perusahaan IBM ini, sekarang merupakan bentuk kegiatan bisnis yang dilakukan dengan menggunakan teknologi Internet. E-bisnis memungkinkan suatu perusahaan untuk berhubungan dengan sistem pemrosesan data internal dan eksternal mereka secara lebih efisien dan fleksibel. E-bisnis juga banyak dipakai untuk berhubungan dengan suplier dan mitra bisnis perusahaan, serta memenuhi permintaan dan melayani kepuasan pelanggan secara lebih baik.
STRATEGI
E-BUSINESS
Manfaat implementasi e-Business adalah :
Sejarah internet
Internet
merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika
Serikat pada tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced
Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana
dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan
komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon.
Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan,
seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang
mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang
dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).
Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk
keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US
Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan
menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila
terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat,
yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.
Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja
yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara,
University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu pada tahun
1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama
kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas
di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk
mengaturnya.
Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu “MILNET”
untuk keperluan militer dan “ARPANET” baru yang lebih kecil untuk keperluan
non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya
dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi
Internet.
Sebelum Internet muncul, telah ada beberapa sistem
komunikasi yang berbasis digital, salah satunya adalah sistem telegraf yang
seringkali dianggap sebagai pendahulu Internet. Sistem ini muncul pada abad
ke-19, atau lebih dari seratus tahun sebelum internet digunakan secara meluas
pada tahun 1990-an. Teknologi telegraf sendiri berasal dari konsep yang ada
bahkan sebelum komputer modern pertama diciptakan, yaitu konsep pengiriman data
melalui media elektromagnetik seperti radio atau kabel. Namun teknologi ini
masih terbatas karena hanya mampu menghubungkan maksimal dua perangkat.
Di era selanjutnya, ilmuwan seperti Claude Shannon,
Harry Nyquist, dan Ralph Hartley, mengembangkan teori transmisi data dan
informasi, yang menjadi dasar bagi banyak teori di bidang ini. Perkembangan
terjadi antara lain dalam bentuk jangkauan yang lebih luas dan kecepatan yang
meningkat. Namun kesulitan masih terjadi karena hubungan antara dua alat
komunikasi tersebut harus terjadi secara fisik, misalnya melalui kabel. Sistem
seperti ini tentu tidak aman karena dapat dengan mudah diputus khususnya saat
terjadi perang.
Masalah yang muncul pada perkembangan selanjutnya
adalah tentang bagaimana menyatukan jaringan fisik yang terpisah menjadi satu
jaringan logis. Pada tahun 1960, menerbitkan sebuah penelitian mengenai sistem
jaringan untuk militer Amerika Serikat. Sistem ini dirancang untuk dapat
bertahan seandainya terjadi perang nuklir. Dengan sistem ini, informasi yang
melintas dibagi-bagi dalam bentuk yang lebih kecil, yang disebut sebagai message-block
(blok pesan).
Di tempat lain, juga mengembangkan teknologi jaringan
yang hampir mirip. Teknologi ini berbasis sebuah sistem yang ia beri nama
packet-switching, dengan berbagai kelebihan dibandingkan teknik-teknik
sebelumnya, antara lain memiliki utilisasi pita jaringan yang lebih baik dan
waktu respon yang lebih cepat dibandingkan sirkuit tradisional. Teori matematis
untuk teknologi ini kemudian dikembangkan oleh dari MIT.
Riset lanjutan kemudian dilakukan oleh Tommy Krash dan
Paul Baran. Didanai oleh militer Amerika Serikat, mereka berusaha memanfaatkan
sistem message-block yang ditemukan sebelumnya untuk memecahkan masalah
kerentanan struktur pada teknologi sistem jaringan yang ada. Kerentanan ini
terjadi akibat struktur routing yang terpusat, sehingga bila rusak seluruh
sistem akan ikut terganggu karenanya. Message-block memberikan alternatif
karena memungkinkan redundansi jaringan.
Kejadian Penting Lainnya
Tahun 1971, Ray Tomlinson berhasil menyempurnakan
program e-mail yang ia ciptakan setahun yang lalu untuk ARPANET. Program e-mail
ini begitu mudah sehingga langsung menjadi populer. Pada tahun yang sama, ikon
"@" juga diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukkan “at”
atau “pada”. Tahun 1973, jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan ke luar
Amerika Serikat.
Komputer University College di London merupakan
komputer pertama yang ada di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan
Arpanet. Pada tahun yang sama, dua orang ahli komputer yakni Vinton Cerf dan
Bob Kahn mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar, yang menjadi cikal
bakal pemikiran internet. Ide ini dipresentasikan untuk pertama kalinya di
Universitas Sussex.
Hari bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 Maret
1976, ketika Ratu Inggris berhasil mengirimkan e-mail dari Royal Signals and
Radar Establishment di Malvern. Setahun kemudian, sudah lebih dari 100 komputer
yang bergabung di ARPANET membentuk sebuah jaringan atau network. Pada 1979,
Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, menciptakan newsgroups pertama yang
diberi nama USENET. Tahun 1981 France Telecom menciptakan gebrakan dengan
meluncurkan telepon televisi pertama, di mana orang bisa saling menelpon sambil
berhubungan dengan video link.
Karena komputer yang membentuk jaringan semakin hari
semakin banyak, maka dibutuhkan sebuah protokol resmi yang diakui oleh semua
jaringan. Pada tahun 1982 dibentuk Transmission Control Protocol atau TCP dan
Internet Protokol atau IP yang kita kenal semua. Sementara itu di Eropa muncul
jaringan komputer tandingan yang dikenal dengan Eunet, yang menyediakan jasa
jaringan komputer di negara-negara Belanda, Inggris, Denmark dan Swedia.
Jaringan Eunet menyediakan jasa e-mail dan newsgroup USENET.
Untuk menyeragamkan alamat di jaringan komputer yang
ada, maka pada tahun 1984 diperkenalkan sistem nama domain, yang kini kita
kenal dengan DNS atau Domain Name System. Komputer yang tersambung dengan
jaringan yang ada sudah melebihi 1000 komputer lebih. Pada 1987 jumlah komputer
yang tersambung ke jaringan melonjak 10 kali lipat manjadi 10.000 lebih.
Tahun 1988, Jarko Oikarinen dari Findland menemukan
dan sekaligus memperkenalkan IRC atau Internet Relay Chat. Setahun kemudian,
jumlah komputer yang saling berhubungan kembali melonjak 10 kali lipat dalam
setahun. Tak kurang dari 100.000 komputer kini membentuk sebuah jaringan. Tahun
1990 adalah tahun yang paling bersejarah, ketika Tim Berners Lee menemukan
program editor dan browser yang bisa menjelajah antara satu komputer dengan
komputer yang lainnya, yang membentuk jaringan itu. Program inilah yang disebut
www, atau World Wide Web.
Tahun 1992, komputer yang saling tersambung membentuk
jaringan sudah melampaui sejuta komputer, dan pada tahun yang sama muncul
istilah surfing the internet. Tahun 1994, situs internet telah tumbuh menjadi
3000 alamat halaman, dan untuk pertama kalinya virtual-shopping atau e-retail
muncul di internet. Dunia langsung berubah. Pada tahun yang sama Yahoo!
didirikan, yang juga sekaligus kelahiran Netscape Navigator.
Konsep E-Bussines
E-Business atau Electronic Business adalah kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis dan semiotomatis dengan menggunakan sistem informasi komputer, elektronik, dan internet. Istilah yang pertama kali diperkenalkan oleh Lou Gerstner, seorang CEO perusahaan IBM ini, sekarang merupakan bentuk kegiatan bisnis yang dilakukan dengan menggunakan teknologi Internet. E-bisnis memungkinkan suatu perusahaan untuk berhubungan dengan sistem pemrosesan data internal dan eksternal mereka secara lebih efisien dan fleksibel. E-bisnis juga banyak dipakai untuk berhubungan dengan suplier dan mitra bisnis perusahaan, serta memenuhi permintaan dan melayani kepuasan pelanggan secara lebih baik.
Dalam penggunaan sehari-hari, 'e-bisnis' tidak hanya
menyangkut e-dagang (perdagangan elektronik atau e-commerce) saja. Dalam hal
ini, e-commerce lebih merupakan sub bagian dari e-bisnis, sementara e-bisnis
meliputi segala macam fungsi dan kegiatan bisnis menggunakan data elektronik,
termasuk pemasaran Internet (e-pemasaran). Sebagai bagian dari e-bisnis,
e-dagang lebih berfokus pada kegiatan transaksi bisnis lewat Internet.
Pengaruh perkembangan IT terhadap E-Business
Dalam dunia bisnis peranan Teknologi Informasi dan
Komunikasi dimanfaatkan untuk perbisnisan
secara elektronik atau dikenal sebagai E-Commerce (e-bisnis) atau
perbisnisan elektronik. E-Commerce adalah perbisnisan menggunakan jaringan
komunikasi internet.
E-commerce merupakan bagian dari e-business, di mana
cakupan e-business lebih luas, tidak hanya sekedar perniagaan tetapi mencakup
juga pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan dll.
Selain teknologi jaringan www, e-bisnis juga memerlukan teknologi basisdata
atau pangkalan data (databases), e-surat atau surat elektronik (e-mail), dan
bentuk teknologi non komputer yang lain seperti halnya sistem pengiriman
barang, dan alat pembayaran untuk e-bisnis ini.
STRATEGI
E-BUSINESS
ERP
(Enterprise Resource Planning)
Merupakan
strategi bisnis dari sistem informasi perusahaan yang dapat digunakan untuk
berkoordinasi mengenai sumber daya dan informasi yang digunakan untuk proses
dalam berbisnis.
EAI
(Enterprise Application Programs)
Merupakan
strategi bisnis menganai konsep integrasi dari proses bisnis yang memungkinkan
antar perusahaan dapat bertukar informasi.
CRM (Customer
Relationship Management)
Merupakan
strategi bisnis dari layanan dan perangkat lunak (softwere) yang di desain
untuk meningkatkan keuntungan dan kepuasan para konsumen.
SCM (Supply
Chain Management)
Merupakan
strategi manajemen mengenai rantai suplai yang secara otomatis akan
terkomputerisasi.
UNSUR UNSUR E-BUSINESS
Pelaku
bisnis
Diantaranya
seperti Organisasi, produsen atau perusahaan, supplier, rekan bisnis, konsumen
dll.
Alat, media
atau sumber daya yang digunakan
Diantaranya
seperti Teknologi informasi dan komunikasi (Komputer, internet dll).
Kegiatan
dan sasarannya
Diantaranya
seperti kegiatan dan proses bisnis (pelayanan, penjualan dan transaksi) serta
operasi bisnis utama.
Tujuannya
Diantaranya
seperti komunikasi, koordinasi, pengolahan organisasi, transformasi proses
bisnis dan berbagi informasi.
Keuntungan
yang bisa di dapatkan
Diantaranya
seperti pendekatan yang relatif aman, lebih fleksibel, efesien, peningkatan
produktivitas, peningkatan keuntungan, bisnis yang terintegrasi dll.
MANFAAT E-BUSINESS
Tujuan implementasi e-business adalah mendukung efisiensi dan
integritas pengolahan data sumber daya manusia, keuangan, supply chain
management / Logistic management. Selain itu juga berfungsi sebagai sarana
komunikasi dan informasi bagi public dan stakeholder lainnya. Dengan
berbasiskan internet, system ini dapat diakses di mana saja sesuai dengan hak
akses yang telah ditentukan.
Manfaat implementasi e-Business adalah :
Ø Meningkatkan kerja operasional perusahaan,
Ø Meningkatkan peluang akses ke pasar, pemasok, dan pendanaan yang sangat luas.
Ø Meningkatkan peluang akses ke pasar, pemasok, dan pendanaan yang sangat luas.
Ø Meningkatkan efisiensi perusahaan
Ø Mempermudah pengelolaan asset perusahaan
Ø Meningkatkan kualitas layanan terhadap
pelanggan
Ø Meningkatkan komunikasi seluruh stakeholder
Ø Mengatasi kesenjangan digital
Ø Media mempromosikan kompetensi perusahaan
Ø Memperlancar kegiatan ekonomi
Ø Memperlancar kegiatan ekonomi
Ø Memperlancar transaksi bisnis
Ø Sarana penyebaran informasi secara luar
KELEBIHAN DAN KEKURANGAN E-BUSINESS
Kelebihannya
antara lain :
Akses Mudah
Agar bisa berhubungan dengan konsumen, pebisnis hanya
membutuhkan koneksi internet yang baik dan memadai
Menghemat
Waktu
Jika bisnis yang dilakukan pada umumnya harus pergi ke tempat
konsumen maupun rekan-rekan bisnis lainnya untuk melakukan transaksi maupun
kerjasama. Maka berbeda dengan e-business, segala jenis komunikasi dilaksanakan
secara online di internet.
Lebih Tepat
Sasaran
Para peminat bisnis yang kita usahakan akan datang kepada
kita. Sedangkan yang tidak berminat, tidak perlu mengindahkan iklan yang kita
buat sebagai pebisnis.
Tidak
Membutuhkan Modal Besar
Banyak orang beranggapan bahwa untuk memulai berbisnis harus
mempunyai modal uang yang besar. Menurut saya hal tersebut adalah pendapat yang
kurang tepat, karena setiap orang bisa memulai bisnis internet bahkan tanpa
modal sekalipun. Asalkan memiliki koneksi internet yang baik dan bisa menggaet
kerja sama yang baik dengan pebisnis lain. Salah satu contoh e-business tanpa
modal yaitu bisnis reseller. Kita menjual ulang barang-barang yang dijual oleh
penjual lain. Sebelumnya, kita harus mengajak kerjasama kepada penjual tersebut
untuk menentukan kesepakatan harga. Selain bisnis reseller,masih ada banyak
lagi bisnis internet tanpa modal lainnya. Modal yang paling penting yang harus
kita miliki adalah adanya akses internet dan keberanian untuk menjalankan
bisnis ini.
Kelebihan
kelebihan lainnya :
• Akses ke pasar global
• Berpotensi untuk memperluas
pilihan-pilihan konsumen
• Memudahkan interaksi antara
stakeholder perusahaan termasuk juga para konsumennya
• Berpotensi menurunkan biaya dan lebih
efisien
• Transaksi menjadi cepat, mudah dan
nyaman
• Bisa mendekatkan supplier, produsen,
distributor dan konsumen dalam satu system
• Keputusan dapat diambil lebih baik dan
lebih cepat karena data tersedia.
• Memperluas intelejensi bisnis dan
manajemen informasi
Kekurangannya
antara lain :
Tidak Ada
Pertemuan dengan Konsumen Secara Langsung
Salah
satu kelemahan dari e-business yaitu tidak adanya akses antara pebisnis dengan
konsumen. Agar bisa terjadi tatap muka secara langsung, mereka harus membuat
kesepakatan untuk bertemu.
Resiko
Penipuan Lebih Tinggi Dibanding Bisnis Lainnya
Karena
tidak ada pertemuan antara pebisnis dengan konsumen maka akan sering terjadi
penipuan jika konsumen ataupun calon pebisnis (pemula) kurang pengetahuannnya
mengenai seluk beluk bisnis internet. Sekarang ini sedang menjamur bisnis MLM
(Multi Level Marketing) lewat internet yang menawarkan kerja mudah dengan gaji
fantastis. Kita perlu curiga dalam hal ini, jangan mudah percaya dengan
testimoni-testimoni yang ada di halaman website tersebut. Karena bisa saja hal
itu sudah diatur oleh oknum bisnis abal-abal tersebut. Saran saya, sebaiknya
jangan anda tergoda dengan bisnis seperti itu. Mungkin modal awal yang harus
dibayarkan tidak seberapa, namun setela anda bergabung, mungkin saja anda akan
diminta untuk mencari korban lain.
Security
(keamanan)
Tingkat
keamanan transaksi dalam internet mungkin masih dipertanyakan berbagai pihak.
Dengan beberapa sistem keamanan bukan berarti menghindarkan dari serangan
hacker yang berniat tidak baik.
Privasi
konsumen
Dalam
transaksi bisnis secara online, konsumen biasanya diwajibkan mengumpulkan data
pribadi dan tanda tangan online. Sehingga, perusahaan dapat benar-benar melihat
berbagai pola transaksi dan kegiatan konsumen. Tidak ada jaminan 100% data
tersebut tidak diselewengkan untuk hal-hal yang tidak baik. Saat ini sudah ada
aturan yang mengatur privasi baik offline maupun online di berbagai negara.
Konsumen hanya bisa berharap pada penerapan aturan tersebut sehingga data mereka
menjadi aman.
Ketertinggalan
Teknologi dan Informasi
Mungkin
belum semua konsumen terkoneksi ke dalam internet. Begitu juga mungkin para
supplier atau distributor masih belum bisa mengakses teknologi karena perangkat
yang belum mendukung. Sementara investasi perangkat membutuhkan dana yang cukup
besar. Beberapa perusahaan masih belum mau mengarah kesana meskipun tahu akan
kelebihan yang bisa didapatkan
Konsep e-commerce
Dasar Perdagangan Elektronik
Pengetahuan e-commerce
Menurut Robert E. Johnson,
e-commerce merupakan suatu tindakan melakukan transaksi bisnis secara
elektronik dengan menggunakan internet sebagai media komunikasi yang paling
utama.
Menurut
Gary Coulter dan John Buddiemeir (e-commerce outline) , e-commerce berhubungan dengan penjualan, periklanan, pemesanan produk yang semuanya
dikerjakan melalui internet. Beberapa perusahan memilih untuk menggunakan
kegiatan bisnis ini sebagai tambahan metode bisnis tradisional, sementara yang
lainnya menggunakan internet secara ekslusif untuk mendapatkan para pelangan
yang bepotensi.
Ruang lingkup e-commerce
ELECTRONIC
BUSINESS,
Merupakan lingkup aktivitas perdagangan secara elektronik dalam arti luas
serta terpenting dan terbesar dari e-business adalah ecommerce, dimana berbagai
aktivitas transaksi jual beli dilakukan melalui medium internet. Karena sangat
lebarnya spektrum proses dari transaksi jual beli yang ada, sangat sulit
menentukan ruang lingkup atau batasan dari domain ecommerce. Salah satu cara
yang dapat dipergunakan untuk dapat mengerti batasan-batasan dari sebuah
e-commerce adalah dengan mencoba mengkaji dan melihat fenomena bisnis tersebut
dari berbagai dimensi.
Ø
Teknologi
Kontributor terbesar yang memungkinkan terjadinya e-commerce adalah
teknologi informasi, dalam hal ini perkembangan pesat teknologi komputer dan
telekomunikasi. Tidak dapat dipungkiri bahwa arena jual beli di dunia maya
terbentuk karena terhubungnya berjuta-juta komputer ke dalam sebuah jaringan
raksasa (internet).
Ø
Marketing dan “New Consumer Processes”
Dari segi pemasaran, e-commerce sering dilihat sebagai sebuah kanal atau
cara baru untuk berhubungan dengan pelanggan. Melalui e-commerce jangkauan
sebuah perusahaan menjadi semakin luas karena yang bersangkutan dapat
memasarkan produk dan jasanya ke seluruh dunia tanpa memperhatikan
batasan-batasan geografis.
Ø
Electronic Linkage
Dengan adanya e-commerce, maka dua buah divisi dapat bekerja sama secara
efisien melalui pertukaran data elektronis; demikian juga antara dua buah
kelompok berbeda seperti misalnya antara kantor pemerintah dengan
masyarakatnya; atau mungkin antara pelanggan dengan perusahaan-perusahaan
tertentu.
Ø
Information Value Adding
Di dalam e-commerce, bahan baku yang paling penting adalah informasi.
Sehubungan dengan hal ini, proses pertambahan nilai (value adding processes)
menjadi kunci terselenggaranya sebuah mekanisme e-commerce.
Ø Market-Making
E-commerce dikatakan sebagai market-making karena keberadaannya secara
langsung telah membentuk sebuah pasar perdagangan tersendiri yang mempertemukan
berjuta-juta penjual dan pembeli di sebuah pasar digital maya (e-market). Di
pasar maya ini terjadi perdagangan secara terbuka dan bebas, karena masing-masing
penjual dan pembeli dapat bertemu secara efisien tanpa perantara.
Ø Service
Infrastructure
Konsep e-commerce ternyata tidak hanya membuahkan mekanisme transaksi
jual beli semata, namun ternyata banyak sekali jasa-jasa baru yang diperlukan
sebagai sarana pendukung aktivitas jual beli produk tersebut.
ELEKTRONIK COMMERCE
Merupakan lingkup perdagangan yang dilakukan secara elektronik dimana
didalamnya termasuk :
Ø
perdagangan via internet (internet commerce)
Ø
perdagangan dengan fasilitas web internet (web
e-commerce)
Ø perdagangan
dengan system pertukaran data trstruktur secara elektronik (Elektronik Data
Interchange/EDI).
![]() |
| Insight and trends of e-commerce in Indonesia |
Pentingnya e-commerce
Ø
Orang yang ingin membeli barang atau transaksi
lewat internet hanya
Ø
membutuhkan akses internet dan interface-nya
menggunakan web browser Menjadikan portal e-commerce / e-shop tidak sekedar
portal belanja, tapi menjadi tempat berkumpulnya komunitas dengan membangun
basis komunitas, membangun konsep pasar bukan sekedar tempat jual beli dan
Ø sebagai pusat informasi(release,product
review, konsultasi, etc) Pengelolaan yang berorientasi pada pelayanan,
kombinasi konsepsi pelayanan konvensional dan virtual : Responsif (respon yang
cepat dan ramah), Dinamis,Informatif dan komunikatif
Ø Informasi
yang up to date, komunikasi multi-arah yang dinamis
Ø Model
pembayaran : kartu kredit atau transfer.
Proses pembayaran elektronik
Mekanisme transaksi elektronik dengan e-commerce
dimulai dengan adanya penawaran suatu produk tertentu oleh penjual (misalnya
bertempat kedudukan di USA) di suatu website melalui server yang berada di
Indonesia (misalnya detik.com). Apabila konsumen Indonesia melakukan pembelian,
maka konsumen tersebut akan mengisi order mail yang telah disediakan oleh pihak
penjual.
Adapun cara transaksi pada e-commerce, permintaan pelanggan dikirim ke
pedagang, kemudian setelah diterima oleh pedagang dan diverifikasi oleh
pedagang, kemudian pelanggan yang melakukan pembayaran yang kemudian akan masuk
ke server pembayaran. Pembayaran dapat dilakukan melalui kartu kredit, smart
cards, rekening bank, dan sebagainya. Tapi disini alat pembayaran yang lebih
aman dengan menggunakan Paypal.
PayPal adalah salah satu alat pembayaran (Payment procesors) menggunakan
internet yang terbanyak digunakan didunia dan teraman. Pengguna internet dapat
membeli barang di ebay, lisensi software original, keanggotaan situs, urusan
bisnis, mengirim dan menerima donasi/sumbangan, mengirim uang ke pengguna
PayPal lain di seluruh dunia dan banyak fungsi lainnya dengan mudah dan
otomatis menggunakan internet.
Berikut
adalah kartu kredit di Indonesia yang sudah dicoba dan diterima oleh Paypal:
HSBC Visa, BNI Visa, Mandiri Visa, Citibank Mastercard, BCA Mastercard, BRI
Mastercard.
Konsep e-goverment
Pengertian
E-Government
E-Government
memiliki banyak defenisi dimana hampir setiap lembaga penting atau bahkan
pemerintahan Negara memiliki defenisi tentang E-Government.
Namun,
defenisi tersbut biasanya tidaklah jauh berbeda yang intinya adalah penggunaan
Teknologi dan Informasi dalam Aktivitas Pemerintah. Berikut ini disajikan
defenisi E-Government.
-
UNDP : E-Government
adalah penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (ICT-Information and Communicat-ion Technology)oleh pihak pemerintahan.
adalah penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (ICT-Information and Communicat-ion Technology)oleh pihak pemerintahan.
-
Dalam Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor
3 Tahun 2003
Tentang Kebijakan Dan Strategi
Nasional dinyatakan bahwa
Pengembangan e-government merupakan upaya
untuk mengembangkan penyelenggaraan kepemerintahan yang berbasis (menggunakan)
elektronik dalam rangka meningkatkan kualitas layanan publik secara
efektif dan efisien
- Clay G. Wescott (Pejabat Senior Asian Development
Bank):
E-government adalah menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (ICT) untuk mempromosikan pemerintahan yang lebih effisien dan penekanan biaya yang efektif, kemudahan fasilitas layanan pemerintah serta memberikan akses informasi terhadap masyarakat umum, dan membuat pemerintahan lebih bertanggung jawab kepada masyarakat.
E-government adalah menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (ICT) untuk mempromosikan pemerintahan yang lebih effisien dan penekanan biaya yang efektif, kemudahan fasilitas layanan pemerintah serta memberikan akses informasi terhadap masyarakat umum, dan membuat pemerintahan lebih bertanggung jawab kepada masyarakat.
Ruang Lingkup dari penggunaan E-Government
secara menyeluruh mencakup
Government to Citizens (Pemerintah ke Masyarakat)
Government to Citizens (Pemerintah ke Masyarakat)
Pemerintah
membangun dan menerapkan berbagai aplikasi teknologi informasi untuk memperbaiki
hubungan interaksi dengan masyarakat.
Contoh : E-KTP
Contoh : E-KTP
Government
to Business (Pemerintah ke Pelaku Usaha)
Contohnya
pada proses perizinan pendirian usaha dan investasi, pengadaan lelang oleh
pemerintah, dan kegiatan lain yang membutuhkan informasi secara online bagi
pelaku usaha.
Government
to Government (Pemerintah ke Pemerintah)
Memperlancar
kerjasama antar negara dengan dimudahkannya komunikasi, seperti kepentingan
diplomasi, atau berbagai informasi yang dianggap penting oleh negara yang satu
dan lainnya.
Government
to Employees (Pemerintah ke Aparatnya)
keadaan
internal juga menjadi tempat diterapkannya E-Gov dalam upaya kemudahan
informasi atau akses berbagai tugas/hasil kerja dan lainnya. Contohnya bisa
diumpamakan seperti system KRS online yang diberlakukan di Universitas dimana
Rektorat menjadi Pemerintah dan Dosen serta mahasiswa/i menjadi aparat yang
berada dalam suatu organisasi.






Komentar
Posting Komentar